Minggu, 10 Juli 2011

Mengungkap 7 Rahasia Pria

KOMPAS.com -
Si dia cerewet atau malah jarang bersuara. Apa pun tipenya, yang jelas pria juga punya rahasia yang tak mau ia ceritakan pada Anda.

1. Sisi feminin

Seperti Clark dalam film Superman, pria juga ingin menunjukkan sosok maskulinnya di depan Anda. Tapi, diam-diam, ia juga punya sisi feminin yang tak akan ia umbar pada siapa pun. Tak hanya Anda yang peduli pada masalah penampilan, nyatanya pria juga suka bersolek. Jangan heran kalau sebenarnya si dia juga memiliki perlengkapan perawatan tubuh seperti pembersih wajah hingga kertas minyak. Si dia juga bisa mengalami bad hair day yang menganggunya.

2. Pria juga sensitif

Sama seperti perempuan, pria juga punya sisi sensitif hanya saja ia cukup pandai menyimpannya rapat-rapat. Tapi, tenang, pria mudah ditebak kok. Ingat saja sifat dasar pria, mereka lebih banyak membuktikan dengan tindakan dibanding kata-kata. Jadi Anda bisa membaca sisi sensitifnya dari tingkah laku yang tak bisa disembunyikannya dari Anda.

3. Egonya selangit

Gengsi pria tinggi, termasuk mereka juga terlalu gengsi untuk mengakuinya. Pria tak segan untuk menolak sesuatu yang bukan standarnya atau di luar kemampuannya. Misalnya, si dia menolak saat Anda memintanya untuk menemani nonton film di bioskop. Jangan salah tanggap dengan mengartikannya tidak mau jalan bareng lagi.

Ada beberapa hal yang menjadi kendalanya. Bisa jadi ia tak suka jenis filmnya. Atau bisa jadi si dia sedang tak punya uang lebih untuk mentraktir Anda. Bagaimana pun pria merasa ingin diandalkan untuk membayar berbagai keperluan. Jadi kalau sedang irit, mereka cenderung mencari alasan menghindari ajakan Anda.

4. Ketidakstabilan karier dan pendapatan

Urusan masa depan (uang, penghasilan, karier) merupakan ego terbesar pria. Mereka tak akan mengutarakan masalah atau kesulitan seputar hal tersebut. Jangan heran bila mereka malas untuk bercerita tentang pekerjaan apalagi memberitahukan berapa besar penghasilannya. Lebih baik memilih untuk berbohong dan tidak menunjukkan meski ada masalah.
Pria berusaha menutupi dari Anda jika kariernya sedang tidak stabil.

5. Takut dengan kata "komitmen"

Bagi pria, bila mereka memang telah siap berkomitmen dengan Anda, ia pasti akan mengutarakannya tanpa terpaksa.
Ada beberapa hal yang menjadi kendala pria untuk segera mengutarakan keseriusannya. Pria mempertimbangkan sejumlah hal sebelum berkomitmen seperti kemapanan dalam karier, kesiapan mental untuk menikah, dan menyakinkan hatinya kalau Anda adalah pasangan sejati.

6. Si dia juga punya keterbatasan

Citra pria harus berani dan kuat, dibanding perempuan, ternyata menjadi beban untuk mereka. Bila Anda bisa bersantai mengatakan takut terhadap jenis hewan tertentu misalnya, tidak sama dengan pria. Pria terpaksa menutupi rasa takutnya agar tak terlihat lemah.

7. Mantan dan "dosa" pria

Sebanyak apa pun mantannya, seberapa sering ia mengoleksi majalah pria, seindah apa kisah di masa lalunya dengan sang mantan, isu seperti ini takkan pernah diumbar pria.

Meski Anda menanyakannya, pria akan berbohong untuk mencari posisi aman. Pria selalu ingin terlihat baik di depan orang yang dicintainya. Itu sebabnya pria tak suka mengungkit kejadian di masa lalu. Beda dengan perempuan yang cenderung selalu ingin tahu.

Sikap menutup masa lalu ini juga dikarenakan perempuan, seringkali menjadikan masa lalu pria sebagai sumber masalah. Akhirnya, pria memilih menutup mulut daripada berkonflik dengan pasangan yang dicintainya saat ini.

(Chic/Ayunda Pininta Kasih)

6 Tanda Si Dia Jodoh Anda

KOMPAS.com -
Setiap kali hubungan Anda dengan seorang pria mulai ke tahap serius, mungkin akan sempat terbersit dalam pikiran, apakah si dia akan menjadi pendamping hidup Anda nanti. Ada beberapa petunjuk yang sebenarnya bisa memberi pertanda bagi Anda tentang kelangsungan hubungan dengannya. Beberapa di antaranya mungkin terkesan konyol, tapi mungkin ada benarnya. Simak saja beberapa di antaranya:

Wajahnya mirip dengan Anda

Percaya atau tidak, sebagian pasangan menikah terlihat mirip dan hal ini mungkin bukan terjadi secara kebetulan. Studi yang dilakukan oleh psikolog dari University of St. Andrews menemukan, seseorang akan cenderung tertarik pada orang lain yang memiliki ciri-ciri wajah seperti dirinya sendiri. Sementara, studi lain menunjukkan bahwa pasangan menikah seringkali memiliki persamaan pada karakter fisiknya. Misalnya saja bentuk leher atau panjang jari tengah.

Anda dapat menerima segala kekurangannya

Tidak ada orang yang sempurna. Tapi, jika Anda sering diam-diam cemberut saat melihat dia menggigiti kuku atau menggerutu saat dia serius nonton pertandingan sepak bola dan mengacuhkan Anda, hati-hati. Apalagi bila sempat terlintas pikiran untuk mengubah perilakunya. Mungkin saja pria itu bukan yang tepat bagi Anda. Jika Anda mau menerima semua kekurangannya, apa pun itu, berarti Anda telah siap untuk melewatkan sisa hidup bersama untuk selamanya.

Hanya dia yang bisa buat Anda tertawa lepas

Pakar hubungan asmara selalu menyatakan, hubungan yang sukses adalah yang diwarnai dengan keceriaan. Mulai dari bertukar candaan, lelucon, atau sekadar cerita singkat yang bisa membuat Anda tertawa lepas. Namun, jika Anda cenderung menjaga sikap saat bersamanya, atau dia malah lebih sering membuat Anda menangis daripada sebaliknya, sebaiknya lupakan ide bahwa dialah pangeran impian Anda.

Teman Anda menyukainya-dan sebaliknya

Bila dia dapat berteman dengan sahabat Anda dan sebaliknya, ini adalah pertanda baik. Apalagi jika teman-teman Anda sampai berkata bahwa pria itu baik untuk Anda. Sebab, biasanya teman-teman lebih memahami apa yang baik untuk hidup dan kebahagiaan Anda. Mereka dapat menilai pria dengan lebih objektif, dibandingkan diri Anda sendiri yang dalam kondisi sedang dimabuk cinta.

Anda bisa berdebat secara sehat dengannya

Bila sampai ada pasangan yang tidak pernah bertengkar, itu adalah suatu keanehan. Yang jelas, berargumentasi bukanlah berarti Anda berdua tidak cocok. Namun, jika Anda bertengkar dengan cara yang buruk (misalnya sampai saling melempar barang), itu adalah pertanda buruk. Ciri-ciri argumentasi yang sehat adalah ketika Anda dan dia dapat berdiskusi tanpa harus melontarkan kata-kata hinaan atau makian, atau memojokkan satu sama lain. Kehidupan bersama yang nanti akan Anda jelang bersamanya, jelas akan membutuhkan banyak kompromi. Jika sejak sekarang Anda sudah dapat menyelesaikan perbedaan pendapat dengan cara yang baik, hal ini akan menjadi modal besar untuk ke depannya.

Intuisi Anda yang berkata

Saat berhubungan dengan seorang pria, Anda tiba-tiba merasa begitu yakin dia adalah calon yang tepat untuk membina rumah tangga. Intuisi atau insting terkadang memang bisa berperan banyak dalam percintaan. Ini telah dibuktikan oleh peneliti dari University College London, yang menemukan bahwa area yang bertanggung jawab terhadap intuisi terlihat aktif pada pasangan yang sedang dimabuk cinta. Menurut pakar, ketika Anda merasa bahwa si dia adalah teman hidup yang tepat, itu adalah suatu bentuk ekspresi bawah sadar Anda. Pikiran bawah sadar Anda selama ini telah mengumpulkan pengalaman yang telah Anda lalui bersama pria-pria lain, menyortirnya, dan menemukan semacam tolak ukur yang menentukan pria seperti apa yang pas untuk Anda. Nah, begitu semuanya muncul ke permukaan, Anda hanya perlu memercayainya.

13 Cara Mencari Soulmate


KOMPAS.com - Setiap orang tentu berharap dapat menemukan soulmate atau belahan jiwanya. Umumnya soulmate diartikan sebagai seseorang yang mampu melengkapi diri kita. Namun, menemukan soulmate bisa dibilang gampang-gampang susah. Siapa yang tahu, setelah Anda menghabiskan waktu sekian lama untuk berkenalan dengan si A atau si B demi menemukan sang soulmate, dia ternyata justru orang yang selama ini Anda kenal. Karena itu, untuk mempermudah pencarian Anda, yuk, coba 13 cara ini:

1. Sebelum memulai pencarian untuk menemukan soulmate Anda, ada baiknya membuat daftar terlebih dulu tentang kriteria dan kualitas soulmate seperti apa yang Anda harapkan untuk dapat melengkapi diri Anda. Daftar ini akan membantu Anda untuk fokus dengan sasaran yang dicari.

2. Cobalah untuk mengevaluasi perjalanan cinta Anda dan mengidentifikasi setiap kegagalannya. Bila selama ini, Anda tak bisa bertahan dalam sebuah hubungan untuk waktu yang lama dan selalu menjalin hubungan dengan tipe orang yang sama, bisa jadi selama ini Anda berhubungan dengan orang yang salah.

3. Jangan selalu menunggu. Sesekali sah-sah saja kok main mata dengan seseorang yang menarik perhatian Anda ketika sedang berkunjung ke kantor klien. Coba deh meliriknya sejenak, lalu kembali berbicara serius dengan teman Anda, dan meliriknya kembali beberapa menit kemudian. Percaya deh,si dia akan menerima sinyal ketertarikan Anda.

4. Jika Anda baru saja putus cinta, tak perlu terburu-buru untuk menemukan penggantinya. Beri waktu pada diri Anda untuk memperbaiki suasana hati. Ini akan membuat hati Anda lebih siap untuk menjalin hubungan baru, tanpa dibayangi luka masa lalu.

5. Kalau selama ini Anda sering berjalan-jalan berkelompok bersama teman-teman, sesekali cobalah menghabiskan waktu untuk pergi ke tempat favorit Anda sendirian. Karena, biasanya pria akan enggan menghampiri Anda untuk berkenalan saat Anda sedang jalan beramai-ramai.

6. Jika Anda termasuk penikmat konser musik, sesekali cobalah berpartisipasi menjadi volunteer sebagai panitia konser. Selain dapat menambah networking, kemungkinan bertemu soulmate juga terbuka, lho. Siapa tahu, soulmate Anda justru sang bintang konser.

7. Hasil sebuah penelitian pernikahan mengungkapkan, bahwa pernikahan yang paling stabil adalah pernikahan yang melibatkan 2 orang dengan banyak kesamaan. Rahasia pasangan sejati adalah ketika Anda tak membutuhkan orang lain untuk membuat Anda dan si dia bahagia. Jadi, bila Anda sudah menemukan seseorang seperti ini, sebaiknya pertahankan si dia. Bisa jadi, dia memang soulmate Anda.

8. Nikmati saat-saat single. Anda tak perlu terburu-buru menemukan seseorang hingga menerima siapa pun pria yang ada di depan mata, hanya karena teman-teman Anda mulai banyak yang menikah. Manfaatkan waktu single Anda untuk meningkatkan kualitas diri, bisa dengan memperbanyak teman atau mengikuti berbagai kursus.

9. Menurut John Gray, penulis buku Mars and Venus on a Date, untuk menemukan jodoh, ada kalanya seorang perempuan saat sedang makan di sebuah restoran perlu berdiri berulang kali dari kursinya dan menuju ke toilet, sehingga beberapa orang pria sempat melihatnya dan tertarik. Jika seorang pria tertarik, maka ia berani mengambil risiko untuk menghampiri Anda.

10. Cobalah ingat kembali siapa yang selalu ada untuk Anda dalam situasi apa pun. Ketika Anda sedang mengalami kesulitan, dialah yang pertama kali terlintas di pikiran Anda, begitu pun ketika Anda ingin berbagi kesenangan. Belahan jiwa, takkan takut menemani Anda dalam situasi apa pun. Siapa tahu, dia adalah sahabat atau orang-orang di sekeliling Anda.

11. Cobalah lakukan hal-hal yang selama ini tak pernah anda lakukan. Bila Anda tak suka olahraga, mulai sekarang cobalah untuk menentukan jadwal berolahraga, karena Anda tak pernah tahu di mana dapat menemukan sang belahan jiwa. Bisa jadi, justru di tempat yang tak biasa Anda kunjungi.

12. Tak perlu berusaha terlalu keras untuk mengubah seseorang demi menjadi soulmate yang Anda harapkan. Bukan hanya dia, Anda pun tentu ingin menjadi diri Anda apa adanya. Karena itu, belajarlah menerima si dia apa adanya, seperti dia menerima Anda. Sebab, bila Anda selalu meminta orang lain untuk berubah, Anda takkan menemukan belahan jiwa sejati Anda.

13. Jadilah seseorang yang ingin Anda cintai. Daripada menanti kehadiran soulmate dengan pasrah, cobalah membuat diri Anda menjadi seseorang yang ingin Anda temui. Anda tentu mengharapkan berbagai hal baik dari soulmate Anda, cobalah menerapkannya pada diri sendiri, ini tentu akan membuat Anda merasa lebih nyaman dan bahagia. Bila aura positif terpancar dari diri Anda, tentu kesempatan bertemu soulmate makin dekat. Apalagi, biasanya pria tertarik dengan perempuan yang memiliki kesamaan minat dan sikap.

(Bestari Kumala Dewi/Majalah Chic)

Mengapa Perlu Menyendiri Sesekali ?

KOMPAS.com - Anda tak perlu takut atau panik saat harus melewati waktu sendirian. Para psikolog mengatakan menikmati momen kesendirian adalah langkah pertama menuju kebahagiaan yang sebenarnya.

Banyak pilihan untuk menikmati kesendirian yang nyatanya memberikan kebahagiaan dalam diri. Menjalani kesendirian dalam bentuk ekstrem atau sesekali menyendiri dari hiruk pikuk keseharian. Apa pun pilihan Anda, jangan pernah takut dengan kesendirian.

Pilih cara tepat
Anda boleh saja memilih sebagai "petapa" yang benar-benar memilih hidup sendirian. Seperti "petapa" ternama Huguette Clark, jutawan New York yang meninggal awal tahun ini pada usia 104. Clark membuat masyarakat penasaran lantaran pewaris pertambangan tembaga ini tidak pernah muncul di depan umum selama 80 tahun. Menurut hasil investigasi wartawan, Clark bukan perempuan yang hidup menyedihkan dengan kesendiriannya. Perempuan yang memilih menutup diri ini tidak marah, sedih atau aneh. Ia hanya menyukai kesendirian, melakukan segala sesuatunya sendiri, dan mendapatkan kebahagiaan dari pilihannya.

Pilihan Clark memang ekstrem. Kalau Anda tak setuju dengan caranya, boleh cari cara lain untuk menyendiri. Misalnya, sesekali pergi ke bioskop sendiri, berbelanja sendiri, menghabiskan waktu minum kopi sendiri, menonton acara televisi kesukaan sendirian.

Sendiri tak identik dengan kesepian
Kesendirian membuat Anda lebih mengenal diri. Dengan begitu Anda bisa nyaman saat berada di keramaian. Meski pun memang di zaman sekarang, pilihan untuk sendiri mungkin dianggap aneh. Bayangkan saja, setiap orang kini terhubung dengan berbagai media sosial dan pesta. Mereka yang tidak terhubung dengan cara modern ini lantas dianggap aneh. Penggambaran kebahagiaan dalam iklan juga biasanya adalah sekelompok teman-teman yang tertawa. Sementara itu kata "penyendiri" sering dikaitkan dengan kesedihan dan kesepian.

Berdampak positif
Banyak pendapat ahli mengatakan berada di sekitar orang-orang dapat membuat kita melakukan segala kegiatan dengan tekanan darah rendah. Dengan tekanan darah rendah maka mengurangi resiko kita dari terkena kanker. Artinya bersosialisasi itu menyehatkan.

Namun kemudian, penelitian terbaru menjelaskan bahwa menghabiskan waktu untuk sendiri secara teratur juga penting. Menyendiri bukan hanya merupakan bagian penting dari pengembangan kepribadian. Tetapi dapat juga membantu Anda untuk berpikir lebih kreatif.

Bahkan yang lebih mengejutkan, beberapa penelitian menunjukkan bahwa menghabiskan waktu untuk diri sendiri penting untuk menjaga hubungan dengan pasangan. Karena menghabiskan waktu untuk diri sendiri menyuntikkan Anda energi dan empati untuk lebih peduli terhadap orang yang dicintai.

Psikoterapis, Phillip Hodson dari Asosiasi Konseling dan Psikoterapi Inggris mengatakan setiap orang harus bisa menghabiskan waktu sendirian, dan sebaiknya perlu juga sedikit khawatir jika terlalu sering menyendiri.

"Orang-orang menghabiskan waktunya untuk mencari atau memelihara hubungan satu dengan yang lainnya. Padahal untuk memiliki hubungan yang baik dengan orang lain, Anda perlu memiliki hubungan yang baik terlebih dahulu dengan diri sendiri. Bagaimana caranya untuk memiliki hubungan yang baik dengan diri sendiri? Anda harus meluangkan waktu untuk sendiri," tuturnya.

Kepribadian Anak Menurut Golongan Darah

Banyak orang menyadari dan mengakui bahwa seluruh karakter dan perilakunya berasal dari golongan darahnya.
Menurut statistik dan juga verifikasi ilmiah, penelitian membuktikan bahwa di atas segalanya, golongan darah ABO jelas menimbulkan perbedaan dalam kehidupan sehari-hari seseorang.
Kita dapat melihat karakter orang lain secara objektif dengan terlebih dahulu melihat diri sendiri.
Kita juga harus melihatanya dari sudut pandang yang objektif.
Pada saat kita memikirkan golongan darah, pertama-tama jadikan diri kita sebagai suatu pengecualian.
Pikirkan bahwa kita adalah orang yang spesial.

Kebiasaan anak-anak tidak gampang berubah. Cara mereka memandang diri mereka sendiri, pengungkapan perasaan mereka, dari sudut pandang golongan darah dapat kita lihat perbedaannya satu per satu. Bagi orangtua dan para pengajar yang langsung bergaul dengan anak-anak, ini adalah sesuatu yang sangat mengesankan. Dalam hubungan yang paling baik antara orangtua dan anak pun sering timbul masalah seperti “anak tidak pernah mendengarkan orangtua, anak sulit berkomunikasi”. Namun orang yang memahami peran golongan darah akan lebih mengerti bagaimana harus menghadapinya. Peranan orangtua dalam menangkap mimpi yang hidup pada anak-anak, selain bersedia menanggung beragam risiko, juga harus selalu siap sedia dalam segala hal, memberi dorongan untuk maju dan memberi kepercayaan tanpa pamrih.

Sejak bayi dilahirkan, terjadi proses belajar yang cepat di semua bidang perkembangan, seperti keterampilan kognitif (berpikir), pertumbuhan fisik dan kendali gerak, serta ekspresi diri dan emosi (Effiana Yuriastien dkk, 2009:62).
Anak yang masih kecil tidak mengetahui bagaimana cara menunjukkan kemampuannya. Namun, ketika mereka sudah mandiri dan berada dalam suatu lingkungan sosial akan kelihatan mana anak yang mengetahui dan tidak akan dirinya sendiri.
Manusia belajar dari apa yang dialaminya. Waktu dan ritmenya berbeda antara yang satu dengan yang lain.

Menurut Horton (1982) kepribadian adalah keseluruhan sikap, perasaan, ekspresi dan tempramen seseorang.
Sikap perasaan ekspresi dan tempramen itu akan terwujud dalam tindakan seseorang jika dihadapkan pada situasi tertentu. Setiap orang mempunyai kecenderungan perilaku yang baku, atau pola dan konsisten, sehingga menjadi ciri khas pribadinya.

Kepribadian dalam diri individu, baik ataupun buruk, dibentuk oleh beberapa faktor. Menurut Roucek dan Warren, sosiolog Amerika, ada tiga faktor mempengaruhi pembentukan kepribadian seorang individu, yaitu faktor biologis/fisik, psikologi/kejiwaan, dan sosiologi/lingkungan.

Dalam keadaan normal, lingkungan pertama yang berhubungan dengan anak adalah orang tua, saudara-saudara, serta mungkin kerabat dekat yang tinggal serumah. Melalui lingkungan pertama, anak mengenal dunia sekitar dan pola pergaulan sehari-hari (http://thesunsetgirl.multiply.com).
Kemampuan seorang ibu dalam mendidik anak-anaknya sangat berperan dalam pembentukan kepribadian anak nantinya. Menjadi ibu merupakan pekerjaan mulia tanpa batas dan akhir. Pekerjaan yang berat, sehingga jangan heran kalau banyak orang yang sampai melakukan tindakan yang tidak logis karena ketidaksiapannya menjalani peran ibu. Pekerjaan ibu dikatakan tanpa batas karena mencakup semua aspek kehidupan anak, bahkan hubungan anak dengan penciptanya pun dipengaruhi oleh kehadiran ibu. Tanpa akhir karena kontrak seorang ibu tidak mengenal waktu, tidak hanya sampai anaknya dewasa, tidak hanya sampai anaknya menikah, tetapi untuk selamanya. Karena kemuliaannya, pekerjaan ibu merupakan pekerjaan yang berat. Dia berkewajiban mengasuh dan mengembangkan diri anak sejak dalam kandungan hingga batas yang tak tentu. Karena pekerjaan ini berat, tidak jarang pada saat anaknya masih balita dan remaja pun banyak ibu yang tidak sanggup memahami siapa anaknya sesungguhnya.

Agar proses sosialisasi dan pembentukan kepribadian anak menjadi baik, lingkungan pertama, khususnya orang tua, harus mengusahakan agar anak-anaknya selalu dekat dengan orang tua, memberikan pengawasan dan pengendalian yang wajar, sehingga jiwa anak tidak merasa tertekan, mendorong anak agar dapat membedakan yang benar dan salah, yang baik dan buruk, yang pantas dan tidak pantas, memperlakukan anak dengan baik, dan menasihati anak-anak jika melakukan kesalahan atau kekeliruan.

Golongan Darah Mecerminkan Kepribadian Anak

Golongan darah ABO adalah salah satu pembentuk gen. Bentuk O adalah dasarnya. Orang yang hanya membawa antigen O, dia akan membawa golongan darah O. Pada material golongan O, kalau ada pembawa gen kode A, maka dia akan menjadi golongan darah A. Kalau ada pembawa gen kode B maka dia akan menjadi golongan darah B. Kalau membawa keduanya, akan menjadi golongan darah AB. Dilihat dari sisi psikologis, masing-masing material golongan darah menumbuhkan perbedaan pada pembentukan perasaan dan tubuh kita. Desember (dalam Setyowati, 2004:111) golongan darah merupakan sebuah subtansi dasar yang mempengaruhi tempramen dan tindakan kita, memberikan sebuah hubungan yang dalam.

Golongan darah mengikuti hukum tranmisi yang umum di mana ada tiga faktor tranmisi, yaitu O, A, dan B, karena masing-masing memperoleh dan menerima dari ayah dan ibu, bentuk gen untuk golongan darah ada 6 jenis, yaitu OO, AO, AA, BO, BB, dan AB.

Seseorang tersusun atas dasar fitalitas jasmani dan rohania, di samping ada faktor tempramen, karakter,dan bakat fitalitas jasmani seseorang bergantung pada konstruksi tubuhnya yang terpengaruh oleh faktor-faktor hereditas sehingga keadaanya dapat dikatakan tetap atau konstan dan merupakan daya hidup yang sifatnya jasmaniah.

Ekspresi emosi akan menjadi fasilitasi bagi seorang anak untuk dapat mengungkapkan perasaannya, perilakunya, serta keinginan-keinginannya. Pada hubungan antara anak dan orangtua, ekspresi emosi merupakan bahasa pertama kali dalam berkomunikasi (http://mimpry.blog.friendstar.com/files).

Aspek lain dalam perkembangan kepribadian anak adalah pemahaman atau konsep diri. Pada masa kanak-kanak awal, anak biasanya memiliki pemahaman diri yang bersifat fisik ataupun aktivitas yang mereka lakukan. Ketika anak ditanya tentang siapa mereka, maka jawaban yang muncul biasanya berkisar pada ukuran tubuh atau aktivitas yang disenanginya.
Orang dewasa seharusnya membantu anak untuk dapat memahami emosi yang mereka rasakan sekaligus belajar untuk mengekspresikannya secara positif di dalam kehidupan sehari-hari. Seiring dengan waktu, emosi memainkan peran yang kuat terhadap hubungan sosial seorang anak. Seorang anak yang dapat mengatur emosi secara positif akan menjadi anak yang populer dan disenangi oleh teman-temannya.

A. Kepribadian Anak

Anak yang memiliki golongan darah O termasuk anak yang bersahabat karena dia mudah bergaul dengan siapa saja. Anak yang manis tutur katanya (suka memuji unuk mendapatkan sesuatu), anak yang berkelakuan buruk karena kurang disiplin (manja). Dia lebih menyukai kontak fisik karena memiliki keinginan yang sangat kuat untuk memonopoli orang dan benda. Anak ini sangat pandai membuat cerita, memiliki nafsu makan yang tinggi, dan sangat peduli terhadap kemenangan dan kekalahan.

Karakteristik tempramen anak bergolongan darah O adalah :

1. Gairah hidupnya sangat tinggi.

2. Suka mengatakan hal-hal yang romantis, terlalu memuji.

3. Memiliki keinginan yang kuat untuk mencapai apa yang diinginkannya.

4. Ekspresi dan pola pikirnya diungkapkan dengan tidak berbelit-belit.

5. Memiliki rasa percaya diri, dan ekspresi yang kuat.

6. Memilih teman dengan dilandasi oleh adanya hubungan kekuasaan yang kuat.

7.Mudah tersentuh ataupun tersinggung, tetapi hal itu tidak memiliki efek yang berlangsung lama.

Anak yang bergolongan darah A mempunyai kelakuan yang baik karena dia memiliki keinginan yang kuat untuk membantu dan bisa bekerja sama saat melakukan aktivitas. Sangat menjaga apa yang sudah ditetapkan, diajarkan, dan diinstruksikan, sehingga dapat memberikan laporan atas apa yang telah terjadi secara detail. Namun dia sensitif terhadap perkataan orang-orang di sekelilingnya.

Karakteristik temperamen anak bergolongan darah A adalah :

1. Memiliki keinginan yang kuat untuk membantu, baik itu untuk sesuatu hal ataupun untuk orang lain.

2. Sensitif terhadap perubahan lingkungan sekitar dan orang lain.

3. Dapat mengontrol emosi dan keinginan, mempertimbangkan baik-baik agar tidak terjadi pertentangan.

4. Menghargai aturan dan metode.

5. Dengan aksinya ingin membuat perbedaan dengan orang lain.

6. Melangkah setahap demi setahap dengan penuh kehati-hatian.

7. Perfeksionis, peduli akan masa depan.

Anak bergolongan darah B memiliki ide-ide yang berani, bebas, dan unik, sehingga dia sangat antusias terhadap apa yang disukainya. Walaupun bersama-sama dengan orang lain dalam kelompoknya, biasanya mereka melakukan aktivitasnya sendiri. Ekspresi aktivitasnya naif, pemalu, labil, dan tidak mau dikontrol.

Menyukai kebebasan, tidak suka pembatasan. Fleksibel dan supel. Pola pikirnya praktis dan spesifik. Tipe multitasking. Ia bisa berkonsentrasi dalam banyak hal (www.kompas.com).

Karakteristik tempramen anak bergolongan darah B adalah :

1. Senantiasa melakukan sesuai apa yang disukainya (my phase), maka mereka tidak dibatasi.

2. Berpikir dengan cara yang fleksibel.

3. Mudah membuka hati untuk orang lain, memiliki keterbukaan.

4. Luas kesenangannya sangat besar.

5. Optimis terhadap masa depan.

6. Dalam hal apapun, tidak terlalu ingin membuat perbedaan.

7.Memiliki rasa kemanusiaan, tetapi kurang suka terhadap simpati yang berlebihan.

Anak yang memiliki golongan darah AB sejak kecil ia sudah tidak terlalu manja (bertingkah yang menunjukkan dirinya tidak bahagia) maupun menangis menjerit-jerit. Tergolong anak yang pemalu tapi sekaligus juga anak yang ceria dan penuh rasa humor, dan lucu. Pengertiannya terhadap sesuatu sangat cepat dan dia memiliki kebiasaan berfantasi. Ketertarikannya terhadap sesuatu bisa terlihat tipis, tetapi tidak melekat pada satu hal.

Karakteristik tempramen anak bergolongan darah AB :

1. Memiliki pemikiran rasional, tetapi kadang pada sisi yang dia merasa tertarik, ia cenderung bersifat marchen (seperti di dunia dongeng).

2. Memiliki dua sifat yang menonjol, yaitu sisi cool yang stabil dan juga sisi caprice (berubah tiba-tiba) yang tidak stabil.

3. Terhadap orang lain bersikap lemah lembut dan baik hati, pandai membuat keputusan terhadap suatu situasi, tidak suka sikap yang cenderung menyanjung dalam suatu hubungan.

4. Memiliki objektivitas yang tinggi, berbakat dalam membuat pertimbangan yang berdasarkan analisis.

5. Membenci kemunafikan, senang melayani.

6. Tidak melekat terhadap suatu barang, keinginannya sederhana.

7. Pemikirannya adil dengan bermacam-macam pertimbangan.

B.RITME EMOSI

Terkadang orang begitu kuat ketika menghadapi suatu masalah, namun terkadang justru sebaliknya. Hal ini tergantung dari kekuatan individu masing-masing dalam mengelola emosinya. Kita tidak pernah mengetahui apa yang akan terjadi nanti, tetapi kita harus siap dengan segala konsekuensi maupun masalah yang menimpa kita. Dalam hal itu pastilah muncul kecemasan dan tekanan yang berkesinambungan.

Pada orang bergolongan darah O, meskipun dia mengalami sedikit tekanan, dia akan tetap menunjukkan sikap tenang, cool, dan dapat berdiri teguh. Namun apabila sampai melebihi kapasitas yang dimiliki, dia akan gelisah dan bingung. Perasaannya sungguh unik dan tidak bisa ditebak. Terkadang dia kelihatan lemah dan takut untuk mengekspresikan dirinya dalam lingkungan baru.

Seseorang yang bergolongan darah A, dalam kehidupan sehari-hari dia penuh dengan rasa kekhawatiran dan gampang cemas terhadap sesuatu. Namun terkadang dia bisa saja berubah dalam sekejap, rasa khawatir yang berlebihan tiba-tiba saja sirna berganti dengan penuh ketenangan. Desember (dalam Setyowati, 2004:117) anak bergolongan darah A memiliki kepercayaan diri yang pada saat dibutuhkan maka dia dapat menjadi tenang.

Orang yang memiliki golongan darah B adalah orang yang tergantung mood dalam melaksanakan aktivitas sehari-hari dan cenderung tempramental. Tekanan dari kondisi lingkungan tidak akan terlalu berpengaruh, mereka lebih sensitif terhadap gerak perubahan dalam hati mereka sendiri.

Seorang anak yang bergolongan darah AB pada hakikatnya mempunyai dua tempramen, yaitu dari A dan B. Sehingga anak bergolongan darah AB cenderung tidak stabil, dia akan terlihat sangat tenang, namun apabila tekanan yang dihadapinya meningkat, maka ketidakstabilannya akan mudah terlihat.

C.Sifat Sifat Seseorang Menurut Golongan Darah

Orang bergolongan darah O adalah tipe pemimpin. Saat melihat sesuatu yang diinginkan, dia akan berusaha mencapainya. Termasuk orang yang trend-setter, loyal, mempunyai daya juang yang tinggi dan percaya diri yang kokoh. Kelemahannya adalah mudah cemburu, agak sombong, dan cenderung kompetitif.

Orang yang bergolongan darah O, mereka ini biasanya berperan dalam menciptakan gairah untuk suatu grup dan berperan dalam menciptakan suatu keharmonisan diantara para anggota grup tersebut. Figur mereka terlihat sebagai orang yang menerima dan melaksakan sesuatu dengan tenang. Mereka pandai menutupi sesuatu sehingga mereka kelihatan selalu riang, damai dan tidak punya masalah sama sekali. Tapi kalau tidak tahan, mereka pasti akan mencari tempat atau orang untuk curhat (tempat mengadu) (email from Djody to Agus Firmansyah,2008). Toshitaka Nomi menuliskan bahwa anak bergolongan darah O jika perasaannya tertekan, akan menjadi pemberontak dan pembuat onar. Walaupun begitu, sesungguhnya anak bergolongan darah O senang memberikan pertolongan kepada orang lain (http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/).

Orang yang bergolongan darah A sangat menyukai keselarasan, kedamaian, dan organisasi. Bisa bekerja sama dengan baik, peka, sabar, dan penuh perhatian. Kelemahannya adalah tidak bisa melakukan sesuatu dengan santai dan cenderung keras kepala. Sementara, anak bergolongan darah A bersifat “bawel”, banyak bicara, dan senang menunjukkan hal yang telah dilakukannya (kadang terkesan pamer). Anak dengan golongan darah jenis ini sebenarnya tidak bermaksud sombong, melainkan sekadar berharap orang lain turut gembira atas kegembiraannya. Anak dengan jenis golongan darah A biasanya menikmati hal-hal yang dilakukannya, terlebih jika yang ia lakukan itu tidak dilakukan orang pada umumnya (http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/).

Seseorang yang bergolongan darah B mempunyai tabiat atau keinginan yang keras dan individualis, jujur apa adanya, dan senang melakukan sesuatu sendiri. Termasuk anak yang kreatif dan fleksibel, dan bisa beradaptasi dengan gampang terhadap segala situasi. Kelemahannya adalah cenderung terlalu mandiri yang pada akhirnya bisa merugikan diri sendiri.

Orang yang mempunyai golongan darah AB sifatnya dingin, dan terkendali. Biasanya dijadikan teman curhat bagi teman-teman di sekitarnya. Kelemahannya adalah dia sulit membuat keputusan dan sangat tergantung mood. Orang yang bergolongan darah AB ini mempunyai perasaan yang sensitif dan lembut. Mereka penuh perhatian dengan perasaan orang lain dan selalu menghadapi orang lain dengan kepedulian serta kehati-hatian. Disamping itu mereka keras dengan diri mereka sendiri juga dengan orang-orang yang dekat dengannya. (http://multiply.multiply.com/).

A. Kesimpulan

Kepribadian anak bergolongan darah O adalah : memiliki idealisme yang romantis, kelompok yang menginginkan teman, tidak suka kalau kepalanya ditekan, keterbukaan tanpa selubung dan taat, pandai dan suka sesuatu yang bersifat logis, pertahanan dirinya bersifat spontan, keinginannya kuat, berkompetesi, realistis, sadar dan menghargai akan wewenang, dan rasional.

Kepribadian anak bergolongan darah A adalah : kontrol diri, sopan, dan berakal sehat, bekerja sama dan menghargai kebersamaan tim, tinggi hati, simpatik, baik hati, sangat berhati-hati, emosinya wajar, tindakannya tegas, egois dan keras kepala.

Kepribadian anak bergolongan darah B adalah : berhati panas, penuh emosi, sukanya sendiri, kurang bersosialisasi karena pemalu, tempramental, berminat dalam banyak hal, ceroboh, cepat memutuskan tindakan, tekadnya kuat, penuh perhitungan, dan bersifat terbuka sehingga mudah percaya terhadap orang lain.

Kepribadian anak bergolongan darah AB adalah : berminat untuk berpartisipasi di lingkungan sosial, pandai menjaga hubungan antar manusia, baik hati, kurang rasional, harmonis bersama orang lain, pembawaannya tenang, menghargai usaha, menjauhi pertengkaran karena menyukai kedamaian, menjaga kehidupan pribadi, suka berfantasi, emosinya tidak stabil, dan kurang sabar.

B. Saran

Kita harus memahami tentang kepribadian anak menurut golongan darah yang dimilikinya, agar dapat mendidik dan mengasuh anak dengan cara yang bijak.

Para orangtua guru hendaknya mengarahkan anak untuk terus menggali potensi berupa bakat dan minat yang dimilik anak sesuai dengan sifat dan karakter anak menurut golongan darahnya masing-masing tanpa bersifat memaksa.

Minggu, 15 Mei 2011

ALLAH TRITUNGGAL

ALLAH TRITUNGGAL

Inti pokok iman akan Allah Tritunggal ialah keyakinan bahwa Allah (Bapa) menyelamatkan manusia dalam Kristus (Putra) oleh Roh Kudus. Berbicara mengenai Allah Tritunggal, yaitu berbicara mengenai misteri Allah yang memberikan diri kepada manusia.

Mari kita mulai pengajaran dasar mengenai Allah Tritunggal (dimana kita bicara fakta sejarah keselamatan.


AJARAN KITAB SUCI

"Allah mendamaikan dunia dengan diri-Nya dalam Kristus" (2Kor 5:19)

"Kasih Allah dicurahkan dalam hati kita oleh Roh Kudus yang dikaruniakan kepada kita" (Rm 5:5).

Mari kita perhatikan baik-baik dua ayat diatas, dimana Allah bertindak, dalam Kristus, dan oleh Roh Kudus. Jadi karya Kristus dan karya Roh Kudus, merupakan karya Allah. Gereja perdana yakin bahwa dalam diri Kristus, dan dalam karya Roh Kudus, karya keselamatan Allah terlaksana.

Dari uraian diatas, dengan singkat seluruh karya Allah ini dirumuskan dalam Efesus 1:3-14 dibawah ini :

" Terpujilah Allah dan Bapa Tuhan kita Yesus Kristus yang dalam Kristus telah mengaruniakan kepada kita segala berkat rohani di dalam sorga. Sebab di dalam Dia Allah telah memilih kita sebelum dunia dijadikan, supaya kita kudus dan tak bercacat di hadapan-Nya. Dalam kasih Ia telah menentukan kita dari semula oleh Yesus Kristus untuk menjadi anak-anak-Nya, sesuai dengan kerelaan kehendak-Nya, supaya terpujilah kasih karunia-Nya yang mulia, yang dikaruniakan-Nya kepada kita di dalam Dia, yang dikasihi-Nya. Sebab di dalam Dia dan oleh darah-Nya kita beroleh penebusan, yaitu pengampunan dosa, menurut kekayaan kasih karunia-Nya, yang dilimpahkan-Nya kepada kita dalam segala hikmat dan pengertian. Sebab Ia telah menyatakan rahasia kehendak-Nya kepada kita, sesuai dengan rencana kerelaan-Nya, yaitu rencana kerelaan yang dari semula telah ditetapkan-Nya di dalam Kristus sebagai persiapan kegenapan waktu untuk mempersatukan di dalam Kristus sebagai Kepala segala sesuatu, baik yang di sorga maupun yang di bumi. Aku katakan "di dalam Kristus", karena di dalam Dialah kami mendapat bagian yang dijanjikan — kami yang dari semula ditentukan untuk menerima bagian itu sesuai dengan maksud Allah, yang di dalam segala sesuatu bekerja menurut keputusan kehendak-Nya — supaya kami, yang sebelumnya telah menaruh harapan pada Kristus, boleh menjadi puji-pujian bagi kemuliaan-Nya. Di dalam Dia kamu juga—karena kamu telah mendengar firman kebenaran, yaitu Injil keselamatanmu — di dalam Dia kamu juga, ketika kamu percaya, dimeteraikan dengan Roh Kudus, yang dijanjikan-Nya itu. Dan Roh Kudus itu adalah jaminan bagian kita sampai kita memperoleh seluruhnya, yaitu penebusan yang menjadikan kita milik Allah, untuk memuji kemuliaan-Nya."

Kalau kita perhatikan dengan seksama, jelaslah bahwa yang melakukan karya keselamatan adalah Allah, yang disini disebut "Bapa Tuhan kita Yesus Kristus". Karya keselamatan itu secara konkret-historis terlaksana dalam Kristus.

Sebelum Rasul Paulus (penulis surat kepada Jemaat di Efesus) berbicara mengenai penebusan yang diperoleh karena salib Kristus, dikatakannya terlebih dahulu bahwa "dari semula", yaitu "sebelum dunia dijadikan " Allah sudah menetapkan rencana keselamatan itu "dalam Kristus". Kristus itu jalan keselamatan Allah menurut rencana semula. Sebagai inti karya Allah itu disebut pewahyuan rencana Allah dalam Kristus dan karya itu diteruskan oleh Roh Kudus yang merupakan "jaminan" kepenuhan penebusan pada akhir zaman.

Dari uraian diatas kita mengetahui, bahwa ajaran mengenai Allah Tritunggal bukanlah suatu Teori, yang diwahyukan secara lengkap oleh Yesus atau para rasul, melainkan rangkuman karya Allah yang dilaksanakan dalam Kristus dan Roh Kudus.

Kelahiran Santo Yohanes Pembaptis 24 Juni

Kelahiran Santo Yohanes Pembaptis

Ayah Yohanes ialah Zakarias, seorang imam di Yerusalem.
Ibunya Elisabeth adalah seorang puteri keturunan kaum Harun.
Kedua orang tua ini saleh tetapi tidak mempunyai anak sampai hari tuanya, sebab Elisabeth mandul.
Mereka sungguh mengharapkan seorang anak, namun usia yang sudah lanjut sungguh menipiskan harapan itu.
Meski demikian mereka tetap berharap pada Tuhan dan berkanjang dalam dosa.
Doa-doa mereka kiranya dikabulkan Tuhan.
Sekali peristiwa, ketika Zakarias mendapat giliran melayani Tuhan di Bait Allah, tampaklah kepadanya Malaikat Gabriel.
“Jangan takut Zakarias, karena Allah mengabulkan permohonanmu; Elisabeth isterimu akan mengandung dan melahirkan bagimu seorang anak laki-laki dan haruslah kau namai dia Yohanes… Ia akan berjalan mendahului Tuhan dalam roh dan kuasa Elia untuk membuat hati-hati bapa-bapa berbalik kepada anak-anaknya dan hati orang-orang durhaka kepada pikiran orang-orang benar dan dengan demikian menyiapkan bagi Tuhan suatu umat yang layak bagiNya”, kata malaikat itu kepadanya (Luk1:5-25).
Zakarias menjadi bisu dan tidak dapat berbicara karena ia ragu dan tidak percaya kepada khabar dari malaikat Allah itu.
Ia baru dapat sembuh dan dapat berbicara lagi ketika Yohanes lahir, terutama ketika nama Yohanes diberikan kepada sang bayi itu. Ketika Yohanes lahir, banyak orang berkata: “Akan menjadi apakah anak ini kelak? Sebab tangan Tuhan menyertai dia.”
Tugas Yohanes sebagaimana tertulis dalam Injil, ialah menjadi bentara Al-Masih, Yesus Kristus, Sang Penebus.
Kuasa roh didalam dirinya telah terasa semenjak ada dalam kandungan ibunya.
Hal ini dapat terlihat dalam peristiwa pertemuan Maria dan Elisabeth (Luk1:39-45).
Hidup dan peranannya berkaitan dengan pribadi Yesus, Al-Masih.
Ia adalah utusan Allah yang mendahului kedatangan Al-Masih.
Yesus sendiri menyebut Yohanes ‘sang nabi’, bahkan lebih besar daripada para nabi. Karena itu kelahirannya sungguh menggembirakan banyak orang.
Sebagaimana nabi-nabi lain ditolak dan dianiaya oleh umat, kepada siapa mereka di utus Allah, kematian Yohanes Pemandi pun sangat tragis.
Atas perintah Herodes, raja wilayah Yudea, Yohanes Pemandi ditangkap dan dipenjarakan karena ia berani mengecam Herodes yang berani mengambil Herodias-isteri saudaranya, Filipus-menjadi isteri.
Akhirnya, atas bujukan dan akal busuk Herodias, Herodes memerintahkan untuk memenggal kepala Yohanes Pemandi (Mat14:1-12; Luk9:9-7).
Setelah kematiannya, selesailah tugas dan mulailah Yesus tampil di hadapan umum untuk mewartakan datangnya Kerajaan Allah.