Jumat, 04 Februari 2011

IMLEK : Mudik Terbesar di Dunia Dimulai Rabu


SHANGHAI, KOMPAS.com

Penulis : Egidius Patnistik | Editor : Egidius Patnistik

Rabu, 19 Januari 2011 | 13:09 WIB


Migrasi warga China, yang merupakan migrasi tahunan terbesar di dunia, dimulai Rabu ketika jutaan pemudik naik kereta api dan bus di seluruh negeri itu untuk pulang dalam rangka perayaan Tahun Baru Imlek.

Departemen Transportasi China mengatakan, jumlah penumpang pesawat, kereta api, kapal, dan bus di negara itu diperkirakan mencapai 2,5 miliar orang atau 11,6 persen lebih tinggi daripada tahun lalu.

Demikian dilaporkan kantor berita Xinhua.

Meskipun libur panjang, yang juga dikenal sebagai Festival Musim Semi, secara resmi baru dimulai tanggal 3 Februari, permintaan akan tiket perjalanan sudah begitu tinggi beberapa minggu sebelumnya.

Musim mudik itu diperkirakan berakhir tanggal 27 Februari.

Sebagian besar penumpang adalah pekerja migran yang melakukan perjalanan pulang ke rumah untuk bertemu keluarga mereka setahun sekali.

Jumlah penumpang meningkat tajam dari 1,66 miliar orang pada satu dekade lalu, kata Xinhua. "Pertumbuhan ekonomi merupakan alasan peningkatan itu.

Pendapatan yang lebih tinggi dan fasilitas transportasi yang lebih baik memudahkan orang untuk bepergian," kata Xu Guangjian, Wakil Dekan Renmin University School of Public Administration di Beijing.

Rata-rata 2.265 kereta per hari akan membawa para pemudik selama jangka waktu itu, kata Wakil Menteri Kereta Api Wang Zhiguo.

Ia menambahkan, seperti dilaporkan media pemerintah, hampir 300 kereta api tambahan dikerahkan untuk membawa 230 juta penumpang, yang diperkirakan terjadi selama puncak periode mudik tersebut.

Banyak pekerja migran memutuskan kembali ke rumah lebih awal tahun ini demi menghemat uang karena biaya keperluan seperti makanan meningkat begitu cepat di kota-kota.

Harga harga makanan melonjak tahun 2010, yang mendorong inflasi menjadi 5,1 persen pada bulan November.

Itu merupakan peningkatan tercepat dalam tempo lebih dari dua tahun

Tidak ada komentar:

Posting Komentar