Sabtu, 26 Februari 2011

Ketua DPR: Rakyat Jangan Berharap Berlebihan



Lima tahun terakhir, tingkat kepercayaan masyarakat atas DPR tidak pernah lebih dari 30%.


VIVAnews - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Marzuki Alie, mengimbau masyarakat tidak berharap berlebihan dari DPR. Pasalnya, anggota dewan memiliki wewenang yang terbatas. Dia juga mengakui tingkat kepercayaan masyarakat kepada DPR masih rendah.

"Jangan terlalu memberi ekspektasi berlebihan kepada DPR," kata Marzuki dalam suatu diskusi yang digelar Kompasiana di Jakarta, Sabtu 26 Februari 2011.

Menurut politisi Partai Demokrat itu, keterbatasan wewenang DPR bisa dilihat dari wewenangnya dalam mengubah anggaran negara. DPR memiliki hak budget yang, dalam pelaksanaannya, hanya sebatas membahas serta menyetujui atau tidak suatu usulan anggaran. Namun, DPR tidak bisa menambah ruang untuk pos anggaran baru.

Dengan kondisi itu, Marzuki menyatakan tidak heran bila ada anggota DPR mengusulkan adanya pos dana aspirasi. "Tapi usul ini batal karena DPR dianggap merampok duit rakyat," kata Marzuki.

Dia dan para anggota DPR lainnya juga berharap tingkat kepercayaan masyarakat pada 2014 mendatang bisa mencapai minimal 50 persen. Selama ini, menurut sejumlah survei, tingkat kepercayaan masyarakat kepada DPR tidak pernah lebih dari 30 persen dalam lima tahun terakhir.

"Kalau opini publik di atas 50 persen, saya artikan masyarakat sudah percaya. Itulah mimpi DPR bahwa 2014 sudah bisa dipercaya masyarakat," kata Marzuki.

Untuk mendukung mimpi tersebut, DPR memutuskan untuk membuat rencana strategis (Renstra), yang menjabarkan upaya peningkatan kualitas anggota dan aparatur DPR.
• VIVAnews


KOMENTAR :

1. dengan kata lain, biarkan kami (dpr) bebas sebebas2nya mencari keuntungan dalam masa jabatan kami sebagai "wakil rakyat"
2. salah siapa????????????????? waktu kampanye semua calon anggota DPR memberikan janji - janji manis, sekarang rakyat menagih janji-janji, tapi apa yang didapatkan??????? anggota DPR hanya memikirkan kebutuhan diri pribadi, bagaimana rakyat akan percaya.
3. Mimpi kali yeeee... selama kinerja anggota DPR amburadul rakyat gak akan percaya. Mayoritas anggota DPR oportunis (oporayam tumiskangkung). Sering bolos saat sidang, pelesiran dgn alasan studi banding, banyak terjerat pidana korupsi.
4. gimana rakyat percaya DPR yang terdiri dari orang-orang partai politik dan hanya berjuang untuk kepentingan partainya. Sebaiknya anggota dewan jangan banyak alasan, buktikan bahwa anda hadir di sana adalah wakil rakyat bukan wakil partai.
5. "Untuk mendukung mimpi tersebut, DPR memutuskan untuk membuat rencana strategis (Renstra), yang menjabarkan upaya peningkatan kualitas anggota dan aparatur DPR" rencana strategis rupanya tidak melibatkan rakyat,,,wakil rakyat memang kualitas nya payah!
6. untuk menjalankan fungsi pengawasan saja gagal, apalagi fungsi anggaran. keluhan diatas menambah daftar panjang bahwa DPR semakin loyooooo

Tidak ada komentar:

Posting Komentar